Profesionalisme Ibu Rumah Tangga…

Luhur sekali cita-cita istriku saat ini, tidak pernah ku memerintahkan apalagi memaksa ia untuk beralih profesi, tapi memang atas kesadarannya sendiri dan atas rasa cinta dan kasih sayangnya yg luar biasa untuk buah hati kami Almira Latiifa, menjadi Ibu Rumah Tangga adalah profesi yg ia pilih saat ini, sebuah profesionalisme yg sudah banyak ditinggalkan oleh banyak wanita di jaman yg dewasa ini. kenapa saya menyebut sebuah profesionalime untuk Ibu Rumah Tangga? karena saya melihat kemulian yang luar biasa yg ada dibalik profesi ‘Ibu Rumah Tangga’.  semakin banyak orang menganggap enteng profesi ini, bahkan meremehkannya. padahal dibalik semua itu teramat banyak sekali kemulian yg didapatkan oleh Ibu Rumah Tangga, salah satunya adalah setiap tetes keringatnya untuk keluarga akan diganjar dengan pahala.
beberapa anggapan yang menganggap Ibu Rumah Tangga adalah sebuah profesi yg kuno, rendahan, tidak memiliki pendidikan yg tinggi, tidak sedikit anggapan yg beredar di masyarakat modern saat ini tentang hal itu, padahal jika mau dilihat dengan hati, profesi Ibu Rumah Tangga merupakan profesi yg sangat amat menjunjung sebuah profesionalisme diantara profesi-profesi yg wanita jalani dewasa sekarang ini. sebut saja mendidik anak (meskipun mendidik anak bukan 100 % dihandle oleh istri melainkan kerjasama antara suami dan istri, perlu diketahui madrasah pertama adalah ibu), apa jadinya jika anak yg didik oleh seorang ibu yg tidak memiliki profesionalisme yg tinggi, sudah pasti anak tersebut akan menjadi kurang ahlaknya ( saya anggap ahlak adalah ilmu yg tinggi dari pada sekedar ilmu matematika atau sains lainnya ). pernahkah kau melihat seorang anak yg merasa iri terhadap anak lainnya yg jika pergi sekolah mereka diantar oleh orang tuanya, bergandengan sambil menyalurkan energi kasih sayang melalui setiap genggaman jari jemarinya, belaian lembut tangannya. bayangkan jika anak kita diantar oleh seorang pembantu atau supir, bisa ditebak, pasti mereka amat sangat iri dengan kondisi seperti itu, sebaik-baiknya kasih sayang pembantu tetap kasih sayang seorang ibu tidak pernah terganti dan tidak ada tandingannya.
maka dengan kemulian yg ada dibalik profesi Ibu Rumah Tangga, saya sebagai suami sangat amat mendukung keputusan istriku, meskipun banyak orang yg mempertanyakan keputusan istriku, dengan alasan penghasilan ataupun kecukupan untuk kebutuhan Rumah Tangga, dengan rasa syukur saya terhadap apa yang Allah SWT berikan kepadaku dan keluargaku aku tidak akan pernah takut akan kecukupan keluargaku, karena saya sangat percaya atas rejeki yg Allah SWT tetapkan untukku dan keluargaku, karena Sesungguhnya Allah SWT Yang Maha Mencukupi, seperti janji Allah SWT, sbb ;

“lainsyakartum laaziidannakum walainkarfartum inna ‘adzaabii lasyadid”

“jika kalian bersyukur pasti akan Aku tambah ni’mat-Ku padamu
tetapi jika kalian kufur sesungguhnya adzab-Ku amat pedih”. (QS 14:7).

Untuk istriku dan para Ibu, jangan pernah takut akan kecukupan yang Allah SWT berikan kepada kita, selagi kita pandai mensyukuri setiap nikmat-NYA, sesuai dengan janji Allah SWT pada ayat tersebut diatas.

Saya menulis ini bukan karena saya tidak mendukung kaum istri untuk bekerja, melainkan sebaliknya, saya sangat mendukung para istri untuk bekerja. ini hanya sekedar catatan untuk saya dan istri, juga untuk para istri yg masih ragu akan keputusannya untuk menjadi seorang Ibu Rumah Tangga, jangan pernah ragu karena Ibu Rumah Tangga merupakan suatu profesi yg MULIA.

GN1, 17022012

About these ads

One Response to “Profesionalisme Ibu Rumah Tangga…”

  1. Like me….​الْحَمْدُلِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: